Pada hari Rabu, 25 Maret 2009, ITB mengundang tiga perguruan tinggi, UGM, ITS dan UI, untuk bersama-sama mendiskusikan berbagai macam kemungkinan proyek yang mendapat dukungan dari Sun Microsystem dengan program OpnSPARC-nya. Kebetulan dari UGM saya (Agfianto Eko Putra, M.Si. dan Alrosyid, S.Si. yang menggantikan Jazi Eko Istiyanto, Ph.D. yang sedang ke Belanda saat itu) yang mewakili (asli dari ELINS, Elektronika dan Instrumentasi, Jurusan Fisika, Fak. MIPA, UGM - Yogyakarta). Ini merupakan pertemuan awal, dan semoga akan terus berlangsung dengan pertemuan-pertemuan lainnya yang dikoordinasi ITB (melalui pak Trio Adhiono, Ph.D.) untuk memajukan riset dan industri semikonduktor di Indonesia, khususnya industri mikroprosesor.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Dekan STEI, ITB dan Vice President of Sun Microsystems Asia Pacific Region diawali dengan diskusi atau brainstorming beberapa kemungkinan topik-topik yang bisa dikerjakan bersama dan setiap perguruan tinggi yang terlibat (ITB, UGM, UI dan ITS).

APAKAH OPENSPARC?

Pernahkah Anda mendengar tentang Perangkat lunak Open-Source? Tentu saja bukan, Linux, Apache, Perl, OpenSolaris adalah beberapa contoh-nya (bisa Anda temukan informasinya di Internet dengan bertanya pada mbah Google). Termasuk teknologi TiVo dengan linux-nya, atau Blu-Ray disc dengan Java-nya. Tetapi bagaimana dengan perangkat keras open-source?

Sejumlah kecil IP (Intellectual Property) suatu perangkat keras tersedia dalam format open-source, biasanya merupakan deskripsi rangkaian dengan bahasa tingkat RTL (Register Transfer Level) seperti Verilog atau VHDL (VHSIC Hardware Description Language, VHSIC - Very High Speed Integrated Circuit). Namun saat ini sudah tersedia rancangan open-source untuk perangkat keras besar. Salah satu yang bisa kita bayangkan dan harapkan adalah rancangan mikroprosesor secara lengkap! Sayangnya, kecuali prosesor LEON 32-bit SPARC, belum ada yang tersedia dalam bentuk open-source-nya.

Pada bulan Maret 2006, rancangan lengkap dari mikroprosesor UltraSPARC T1 kepunyaan Sun Microsystem dirilis dalam bentuk open-source, yang kemudian dinamakan sebagai OpenSPARC T1. Kemudian di tahun 2008, generasi berikutnya, OpenSPARC T2, juga dirilis dalam bentuk open-source.

Kedua mikroprosesor tersebut merupakan mikroprosesor 64-bit pertama kali di dunia yang dirilis secara open-source. Juga merupakan mikroprosesor pertama (dan satu-satunya untuk saat ini) yang menggunakan teknologi CMT (Chip Multithread). Kedua rancangan tersebut secara penuh bisa Anda unduh melalui http://www.OpenSPARC.net. Anda tidak hanya bisa mengunduh rancangan prosesor-nya tetapi juga piranti untuk simulasi maupun verifikasi dan lain sebagainya. Termasuk varian yang dapat dengan mudah disintesa untuk FPGA juga bisa Anda peroleh.

Gambar UltraSPARC T1 (klik untuk memperbesar)

Gambar UltraSPARC T2 (klik untuk memperbesar)

TUJUAN INISIATIF OPENSPARC

  • Untuk meningkatkan partisipan dalam pengembangan arsitektur prosesor dan rancangan aplikasi secara signifikan dengan merilis ketersediaan IP perangkat keras secara gratis;
  • Untuk menghilangkan halangan untuk revolusi Internet besar-besaran berikutnya;
  • Untuk meningkatkan kolaborasi dan kerjasama antar perancang perangkat keras (di seluruh dunia);
  • Membolehkan anggota komunitas membangun teknologi terpercaya dengan harga yang rendah (low cost proven technology);
  • Menggairahkan inovasi;
  • Untuk membantu membawa/memperkenalkan produk baru di pasaran.

APA ARTINYA OPENSPARC BUAT ANDA?

Sebagai pengembang perangkat lunak

Konsep open-source untuk UltraSPARC T1 dan UltraSPARC T2 membolehkan pengembang membuat aplikasi perangkat lunak inovatif secara lebih cepat, dan dengan integrasi perangkat keras yang lebih mendalam daripada sebelumnya. Pengembang perangkat lunak dapat membuat aplikasi yang sangat teroptimasi karena sangat lekat terintegrasi dengan perangkat kerasnya, menciptakan solusi unik dan bernilai-tinggi untuk pasar khusus.

Sebagai pengguna

Konsep open-source untuk UltraSPARC T1 dan UltraSPARC T2 menciptakan lingkungan yang akan mempercepat pengembangan aplikasi-aplikasi baru dengan kaya akan thread (new, thread-rich applications). Pengguna akan menikmati berbagai macam pilihan dan siklus pengembangan yang lebih pendek.

Sebagai OEM

Konsep open-source untuk UltraSPARC T1 dan UltraSPARC T2 memberikan peluang bagi OEM untuk membuat solusi unik yang dibangun berdasar arsitektur yang sudah terbukti. OEM, dengan kepakaran perancangan perangkat keras, dapat memberikan solusi yang baru, bernilai-tinggi untuk pengguna dan pasar khusus secara cepat.

Sebagai penyedia silikon (foundry)

Rancangan arsitektur SPARC, 64-bit CMT saat ini bisa diperoleh GRATIS untuk inovasi dan produkstisasi yang cepat.

Sebagai mahasiswa atau dosen di PT

Sebagai rancangan yang modern dan nyata (bukan ‘mainan’), OpenSAPRC dapat memboot sistem operasi yang nyata (misalnya, Solaris, Linux, FreeBSD). Gunakan rancangan OpenSPARC yang nyata ini untuk pembelajaran atau riset.

Link yang terkait…

Semoga bermanfaat, amin!

Tags: , , , ,

4 Responses to “Indonesia OpenSPARC Iniative Workshop”

  1. Sekarang sudah ada milis tentang opensparc pak.. di facebook juga sudah ada..
    opensparc-indonesia@yahoogroups.com

  2. trimakasih infonya,

    caranya dapetin 64-bit cmt bage mana pa?

  3. akhirnya tau juga Opensparc itu apa, makasih mas

  4. trimakasih infonya,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>