Terdapat derau berwarna khusus yang dinamakan sebagai derau jambon (pink noise) atau derau 1/f. Derau ini berguna untuk pemodelan beberapa proses dunia-nyata, juga digunakan dalam pemrosesan sinyal audio dan dapat digunakan untuk menjelaskan ketidak-stabilan (phase noise) berbagai macam osilator.

Derau putih dan jambon dapat dibedakan dari spektrum frekuensinya. Derau putih memiliki daya yang konstan jika frekuensi di-plot pada skala linear, sedangkan derau jambon akan memiliki daya konstan saat frekuensi di-plot pada skala logaritmik. Banyak yang mengatakan bahwa derau jambon memiliki daya yang sama setiap oktaf (faktor 2 kali frekuensi), atau setiap dekade (faktor 10 kali frekuensi). Untuk lebih jelasnya, misalnya sebuah sumber derau memiliki daya 1 mW dalam jangkauan 20Hz hingga 30Hz. Jika deraunya putih, maka akan terdapat daya sebesar 1 mW sepanjang interval (f1,f2) yang merupakan PERBEDAAN (SELISIH) antara f1 dan f2 sama dengan 10, f1-f2 = 30-20 = 10Hz. Jika deraunya jambon, maka akan terdapat daya sebesar 1 mW sepanjang interval (f1,f2) yang merupakan RASIO f2 terhadap f1 adalah 1.5, f2/f1 = 30/20 = 1.5.

Derau putih dan jambon keduanya merupakan model matematis yang tidak ada bentuk alaminya dalam dunia nyata. Derau putih dan jambon matematis merupakan fungsi yang sangat aneh. Derau putih merupakan sinyal dengan energi tak berhingga, yang memiliki bentuk signifikan hingga f= tak berhingga, meloncat-loncat secara tiba-tiba, tetap pada saat 0 detik, dan memiliki probabilitas salah satunya akan berada di luar jangkauan -A hingga +A, dengan nilai A yang berhingga. Derau jambon tidak lebih baik, karena daya per Hz-nya sebanding dengan 1/f, maka deraunya memiliki daya tak berhingga pada DC. Secara praktis, kita hanya bisa mengatakan tentang apakah derau itu jambon atau putih dalam jangkauan frekuensi yang terbatas.

Oya, bagaimana dengan derau biru, hijau, merah dan oranye? Yang jelas derau berwarna yang memiliki nama khusus ya hanya derau jambon…

Artikel yang terkait…

Semoga bermanfaat…

Tags: , ,

9 Responses to “Sinyal Acak: Pink Noise and Other Noises”

  1. Selamat sore,

    Saya Nicholai, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta. Saya ingin bertanya kepada bapak. Kita kan bisa membuat derau putih sendiri dari MATLAB dan kita juga bisa mendengarkan suaranya. Derau putih kan memiliki daya yang tetap untuk rentang frekuensi tertentu. Apakah di MATLAB kita bisa mencari algoritma mengukur amplitudonya (dalam dB)? Amplitudo standar dari derau putih di MATLAB kira2 berapa ya pak? :) terima kasih..

  2. thats a great post ! thank youu !

  3. terima kasih pak sudah sharing

  4. Sangat bermanfaat

  5. thank you for sharing it’s so helpful

  6. terimakasih sangat membantu

Trackbacks/Pingbacks

  1. Sinyal Acak: White Uniform Noise | DSP & Embedded Electronics
  2. Sinyal Acak: White Gaussian Noise | DSP & Embedded Electronics
  3. Rangkuman artikel Pemrosesan Sinyal Digital sepanjang 2008-2012 | DSP & Embedded Electronics

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>