Saat ini terjadi peningkatan minat pembuatan satelit nano di berbagai perguruan tinggi di seluruh dunia. Dari sudut pandang pendidikan, satelit nano telah dianggap sebagai alat pendidikan yang baik karena melibatkan mahasiswa secara langsung mulai dari perancangan, pembuatan, pengujian, peluncuran, pengoperasian hingga analisis data. Untuk merealisasikan pendidikan satelit menggunakan satelit nano dengan sumber daya yang terbatas, sangatlah penting untuk menentukan fokus dan hal-hal yang harus dihindari. Paper ini melakukan studi banding terhadap pengalaman dan sekaligus evaluasi Program INSPIRE (Indonesian Nano-Satellite Platform Initiative for Research & Education) dengan satelit IiNUSAT-1 dan beberapa kasus yang serupa di luar negeri.

Makalah ini disampaikan pada acara Indonesian Student Conference on Satellite (ISCoS) 2012 di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, ITS - Surabaya, 24 Nopember 2012 (PDF)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>