Agfianto Eko Putra on July 28th, 2009

Pernahkah Anda bayangkan menghubungkan antara satu HP dengan HP lain baik dari merek atau tipe yang sama atau berbeda sama sekali? Bukan melalui bluetooth? Atau ingin mencetak foto dari HP langsung ke printer tanpa melalui PC atau bleutooth? Atau antara kamera digital dengan printer digital?

Saat ini sudah banyak pengguna yang cenderung memiliki keinginan atau kebutuhan untuk menghubungkan piranti-piranti bergerak (mobile devices) dengan periferal-periferal mereka. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara atau metode termasuk penggunaan dock, dongle, slot-slot, konektor-konektor khusus dan 7 macam teknologi kartu (card technologies) yang ada saat ini. Tentu saja cara-cara tersebut menjadi sangat ribet dan rumit jika sudah melibatkan beberapa piranti sekaligus. Untuk mengatasi hal tesebut, beberapa produsen HP (mobile phone) dan PDA telah bekerja-sama untuk mengembangkan sebuah standar teknologi yang berbasis pada spesifikasi USB yang sudah populer yang kemudian dimodifikasi khusus untuk aplikasi-aplikasi mobile. Hasilnya berupa USB On-The-Go (OTG).

Read the rest of this entry »

Tags: , , , ,

The pattern prediction results from the Sony 2006 and Toshiba share data have been analyzed using Adaplet Method, a wavelet based adaptive filter (adaptive filter which its initial coefficients are wavelet coefficients), which is based on Coiflet, Symlet and Daubechies Wavelets. According to these wavelets, it has shown that, for all data, as its wavelet level increased the anomaly patterns at the beginning of data also increase. For Coiflet wavelet, each result is different but the error correlations are going to smooth (approaching zero). For Symlet Wavelet, the result is not quite different and the error correlations also not so good. For Daubechies Wavelet, the result is not quite different between wavelet levels, and the error correlations is not so good (always oscillates). So the wavelet chosen affects the prediction pattern results and the error correlations, which for these data, the Coiflet Wavelet offer good prediction pattern result and good error correlation.

(download PDF here)

Tags: , , ,

Agfianto Eko Putra on July 6th, 2009

Bagaimana caranya? Baca aja poster berikut ini…

Buruan ndaftar ya! Soalnya pesertanya terbatas!

di pelatihan ini Anda akan mendapatkan 4 sesi pelatihan
(informasi sesi-1, sesi-2, sesi-3 dan sesi-4)

Tags: , , ,

Agfianto Eko Putra on June 26th, 2009

Buku ini menjelaskan teknik-teknik pengendalian robot mobile atau mobot menggunakan bantuan perangkat lunak simulasi mobot MOBOTSIM v1.0 dari mobotsoft. Buku ini cocok untuk siapa saja yang akan menekuni teknik pengendalian robotika dasar terutama mobot atau Mobile Robot, sedangkan perangkat lunak MOBOTSIM bisa digunakan untuk belajar teknik pengendalian sekaligus melakukan berbagai eksperimen pengendalian mobot, seperti penghindaran rintangan (obstacle avoidance), penerapan kecerdasan buatan dan lain sebagainya.

Buku ini tersusun atas 5 Bab sebagai berikut…

  1. Pendahuluan MOBOTSIM v1.0
  2. Pengendalian Gerakan Dasar
    • Pendahuluan
    • Gerakan dasar Mobot (maju)
    • Gerakan Berbelok Kanan dan Kiri
    • Kombinasi gerakan: maju, mundur, kanan dan kiri
  3. Pengendalian dengan Sensor Posisi
    • Pendahuluan
    • Menggerakkan mobot hingga tanda tertentu
    • Mengarahkan mobot hingga tanda tertentu
  4. Pengendalian dengan Sensor Jarak
    • Pendahuluan
    • Gerakan dasar menggunakan sensor jarak
    • Gerakan dasar untuk mengikuti jalur (rintangan atau dinding)
    • Teknik sederhana menghindari rintangan (obstacle avoidance)
  5. Penghindaran Rintangan Metode VFF dan VFH
    • Pendahuluan
    • Metode Virtual Force Field (VFF)
    • Masalah dengan Metode Medan Potensial (Potential Field)
    • Metode Vector Field Histogram (VFH)
    • Penentuan suatu arah gerakan
    • Contoh simulasi VFF/VFH dengan MOBOTSIM

Buku ini juga dilengkapi dengan CDROM yang isinya perangkat lunak MOBOTSIM v1.0 edisi evaluasi serta berbagai macam informasi yang berkaitan dengan robotika terutama mobot atau Mobile Robot serta bonus-bonus lainnya khusus untuk para pembaca.

Anda bisa mendownload makalah saya (2007) yang berbasis buku ini… silahkan… klik disini!

KLIK DISINI UNTUK PEMESANAN ONLINE
HARGA Rp. 23.375,00

Tags: , , ,

Agfianto Eko Putra on June 25th, 2009

PLC atau Programmable Logic Controller adalah alat kontrol terprogram yang sudah banyak dijumpai dan dipakai dalam industri-industri untuk pengontrolan proses-proses produksi, buku ini ditujukan kepada siapa saja yang ingin belajar PLC, khususnya Omron Sysmac dan ZEN Programmable Relay.

Buku ini tersusun dalam 7 Bab, Bab 1 membahas dasar-dasar atau konsep dasar PLC (Programmable Logic Controller) mulai dari sejarah, konsep dasar PLC hingga jalur-jalur keluaran dan masukan PLC secara umum. Pada Bab 2 dibahas tentang PLC Omron seri Sysmac atau yang dikenal dengan tipe CPM1A/CPM2A mulai dari konsep jalur keluaran dan masukan hingga struktur memori di dalam PLC tersebut.

Pada Bab 3 dibahas tentang ZEN Programmable Relay secara garis besar, fitur-fitur yang dimiliki, area memori hingga catatan khusus untuk pengguna PLC Omron Sysmac jika ingin menggunakan ZEN Programmable Relay. Kemudian di Bab 4 dijelaskan konsep-konsep pemrograman diagram tangga ditinjau dari PLC Omron Sysmac.

Pada Bab 5 dijelaskan tentang perangkat lunak yang digunakan dalampemrograman PLC, baik Syswin v3.4, ZEN Support Software v3.0 (serta simulatornya) dan PLC Simulator v1.0 karya Tang Tung Yan yang bisa digunakan untuk belajar pemrograman diagram tangga tanpa harus memiliki PLC Sysmac yang harganya mahal.

Aplikasi untuk masing-masing PLC, Sysmac dan ZEN Programmable Relay dibahas pada Bab 6 dan Bab 7. Khusus untuk PLC Sysmac, saya membagi dua macam aplikasi, yaitu dasar dan lanjut, sedangkan pada ZEN dikelompokkan berdasar fungsi-fungsi yang ada pada ZEN tersebut.

Anda bisa mendownload daftar isi dan/atau contoh bab yang ada di buku ini… monggo…

KLIK DISINI UNTUK PEMESANAN ONLINE

Tags: , , , , ,

Buku ini ditujukan bagi mereka yang ingin memanfaatkan mikrokontroler tipe CISC yaitu AT89C51/52/55 (seri AT89 dari Atmel, Inc.) dalam aplikasi pengontrolan elektronik, termasuk untuk mendapatkan income atau penghasilan. Selain itu juga dalam rangka memperkaya pustaka nasional dalam bidang elektronika maupun sistem elektronika.

Buku yang terdiri dari 7 bagian ini mengupas tuntas AT89C (sudah obsolette diganti dengan seri AT89S) atau AT89S mulai dari awal tentang arsitektur dasar keluarga AT89 atau seri MCS-51, set instruksi (termasuk cara pengeditan program hingga siap untuk disimpan ke dalam Flash PEROM AT89C), port paralel (termasuk karakteristik dari masing-masing port) dan aplikasinya, karakteristik timer (pewaktu) dan counter (pencacah), port serial dan penanganan sistem interupsi. Semua disertai dengan contoh aplikasi dan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Program mikrokontroler disimpan ke dalam Flash PEROM-nya AT89, sekaligus bisa juga dihapus, keunggulan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar mikrokontroler, karena tidak memerlukan memori program luar seperti EPROM maupun EEPROM, yang membutuhkan peralatan pengisian dan penghapusan yang merepotkan. Sehingga pada bagian terakhir dibahas secara singkat pembuatan alat untuk mengisi (sekaligus menghapus) program dari mikrokontroler AT89 menggunakan Pemrogram Easy Downloader 2.2, selain itu buku ini dilengkapi dengan CDROM yang berisi dokumentasi lengkap Pemrogram Easy Downloader 2.2 dan program pendukung untuk kompilasi dan informasi lainnya.

Alternatif lain untuk mengisi program ke mikrokontroler AT89S adalah dengan rangkaian dan program ISP (In System Programming) sebagaimana rangkaiannya bisa dilihat disini dan programnya bisa diunduh disini. Atau Anda bisa membuat sendiri dengan panduan yang sudah disediakan di Ikalogic.com.

Anda bisa mendownload daftar isi dan/atau contoh bab yang ada di buku ini… monggo…

KLIK DISINI UNTUK PEMESANAN ONLINE

Tags: , , ,

Agfianto Eko Putra on June 11th, 2009

The techniques being embraced across the microprocessor industry are chip multiprocessors (CMPs) and chip multithreaded (CMT) processors. CMP, as the name implies, is simply a group of processors integrated onto the same chip. The individual processors typically have comparable performance to their single-core brethren, but for workloads with sufficient thread-level parallelism (TLP), the aggregate performance delivered by the processor can be many times that delivered by a single-core processor. Most current processors adopt this approach and simply involve the replication of existing single-processor processor cores on a single die.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Agfianto Eko Putra on June 9th, 2009

OpenSPARC is an open source hardware project started in December 2005. The initial contribution to the project was Sun MicrosystemsRegister transfer level (RTL) Verilog code for a full 64-bit, 32-thread microprocessor, the UltraSPARC T1 processor. On 21 March 2006, Sun released the source code to the T1 IP core under the GNU General Public License. On December 11, 2007, Sun also made the UltraSPARC T2 processor’s RTL available via the OpenSPARC project.

Selama dua hari, 8 dan 9 Juni 2009, Kelompok Keahlian Elektronika, STEI-ITB mengadakan OpenSPARC Training yang langsung diisi oleh David L. Weaver (editor buku OpenSPARC Internal, unduh bukunya disini). Untuk acara ini Komunitas OpenSPARC-UGM yang diwakili oleh Agfianto E.P. mengadakan video conference (vicon) langsung di Ruang Sidang PPTIK, UGM.

pak Trio Adiono, Ph.D. sedang memberikan sambutan

Acara dimulai dengan pembukaan oleh pak Trio Adiono (KK Elektronika, yang punya acara), pak Adang Suwandi (Dekan STEI), dan pak Harry Kaligis (Sun Microsystems). Setelah itu acara langsung dimulai dengan presentasi oleh David Weaver, Chief OpenSPARC Evangelist dari Sun Microsystems. Informasi tentang Workshop ini juga bisa Anda baca di blog-nya pak Budi Rahardjo (klik donk).

David Weaver memberikan presentasi latar belakang OpenSPARC

Tags: , , , , ,

Agfianto Eko Putra on May 13th, 2009

Jika Anda memiliki dan sudah membaca atau mempelajari buku saya (Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55), tentunya Anda masih inget dengan program pertama yang saya tulis dengan tujuan untuk menghidupkan dan mematikan LED secara flip-flop atau bergantian yang terpasang di P1. Berikut saya sertakan lagi program ASM-nya:

;-- BAB3_01.ASM -----------------------------------------------------------
;
; Lampu flip-flop pada Port 1
;
;--------------------------------------------------------------------------
        ORG   0H        ; program ditempatkan pada lokasi 0000H
;
MULAI:  MOV   P1,#10101010B     ; LED P1.4 s/d P1.7 nyala (heksa= #0FH)
        ACALL DELAY             ; lakukan penundaan sesaat (sub. DELAY)
        MOV   P1,#01010101B     ; LED P1.0 s/d P1.3 nyala (heksa= #0F0H)
        ACALL DELAY             ; lakukan penundaan sesaat (sub. DELAY)
        SJMP  MULAI             ; ulangi lagi dari awal
;
;-subrutin DELAY-----------------------------------------------------------
;
; subrutin ini hanya sekedar melakukan penundaan sesaat dengan cara
; mengulangi proses (pengurangan isi register) hingga dicapai suatu
; kondisi tertentu
;
;--------------------------------------------------------------------------
DELAY:  MOV   R0,#5H            ; Isi Register R0 dengan 5 (5x ulang)
DELAY1: MOV   R1,#0FFH          ; Isi Register R1 dengan 255 (255x ulang
DELAY2: MOV   R2,#0             ; Isi register R2 dengan 0 (256x ulang)
        DJNZ  R2,$              ; R2=R2-1, jika R2 belum 0 ulangi lagi
        DJNZ  R1,DELAY2         ; R1=R1-1, jika R1 belum 0 ulangi DELAY2
        DJNZ  R0,DELAY1         ; R0=R0-1, jika R0 belum 0 ulangi DELAY1
        RET                     ; Kembali ke pemanggil subrutin DELAY

        END

Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Agfianto Eko Putra on May 11th, 2009

Beberapa saat yang lalu saya sempat mencoba sebuah kompiler MikroC dari mikroelektronika yang betul-betul hebat, karena hasil kompilasinya yang berupa ASM dan LST bisa saya lihat langsung. Dan kabar baiknya adalah, saya bisa membandingkan antara program C yang saya buat dan hasil kompilasi ASM/LST yang dihasilkan.

Sebagai kasus yang sangat unik dan membuat saya ketawa terbahak-bahak setelah menyaksikan hasil kompilasi ASM-nya adalah masalah aritmetika yang melibatkan operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian dan sisa pembagian (modulus). Okey, agar Anda tidak bingung dibutuhkan syarat minimal tahu bahasa C dan bahasa ASM untuk MCS-51 untuk memahami listing-listing program berikut ini.

Read the rest of this entry »

Tags: , ,