Agfianto Eko Putra on December 20th, 2015

Vision-based robot navigation is a research theme that continues to be developed up to now by the researchers in the field of robotics. There are innumerable methods or algorithms are developed, and this paper described the reviews of the methods. The methods are distinguished whether the robot is equipped with the navigation map (map-based), the map is built incrementally as robot observes the environment (map-building), or the robot navigates using no map (mapless). In this paper will described navigation methods of map-based, map-building, and mapless category.

More information click here

Tags: ,

Agfianto Eko Putra on November 4th, 2015

Algoritma kriptografi AES merupakan algoritma yang sering digunakan dalam menjaga kerahasiaan data. Kerahasiaan data merupakan parameter utama pengamanan data di berbagai sistem. Keamanan data dapat dicapai dengan mengkolaborasikan algoritma AES dengan algoritma kriptosistem lainnya. Oleh karena itu,perangkat keras pengeksekusi algoritma AES dengan sumber daya terbatas menjadi sangat penting.

Penelitian ini mengusulkan rancang bangun purwarupaperangkat keras untuk eksekusi algorima AES yang mengutamakan pemakaian sumber daya optimalmenggunakan FPGA tanpa mengorbankan kecepatan eksekusi. Pengoptimalan sumber daya ditempuh dengan merancang perangkat keras untuk enkripsi dengan dekripsi yang saling berbagi sumber daya, menggunakan arsitektur iteratif pada level putaran, arsitektur pipeline pada level transformasi, dan lebar data 32 bit.

Purwarupa perangkat keras pada penelitian ini menggunakan FPGA Xilinx Spartan®-6 Seri (XC6LX16-CS324) hasil pemodelan telah berhasil melakukan proses enkripsi dan dekripsi. Efisiensi perangkat keras yang dicapai adalah 1,94Mbps/Slice, sedangkan lewatan yang diperoleh adalah 308,96Mbps. Dengan pemakaian sumber daya hanya 6% dari yang tersedia pada FPGA.

[KLIK DISINI]

Tags: , ,

Agfianto Eko Putra on September 7th, 2015

It has been determined the best mother wavelet for stock prediction of SONY 2006 and BNI 2012 based on the Adaplet Method (The Adaptive Filter which is use wavelet as initial coefficients). The Mother Wavelets, which is used, are Coiflet 1-5, Daubechies 1-5, and Symlet 1-5. The prediction analysis includes overshoot, autocorrelation error and data pattern conformity, three days prediction, and segmentation. According to the overshoot analysis, it shown that for all the data, the overshoot at the beginning of data increased as its wavelet level increased. While using Daubechies 1 and Symlet 1 produced smallest overshoot among other wavelets (112.2%). The autocorrelation error of data pattern prediction indicates conformity with the original data. As its wavelet level increased, the autocorrelation error pattern also ramped (near zero). Coiflet 5 and Daubechies 1 produced the smallest mean square error (MSE), which is equal to 0.0147; meanwhile, Coiflet 1 shows the best result with an average error of 0.001 in next three days prediction analysis. On the other hands, Symlet 3 shows the best MSE of 1.213. Symlet offers the best result, according to best wavelet sequence assessment of each method.

(click here for download the paper)

Tags: , ,

Agfianto Eko Putra on August 7th, 2015

Kebutuhan penggunaan korpus yang menggunakan bahasa Indonesia semakin meningkat akan tetapi kebutuhan tersebut belum didukung dengan tersedianya korpus berbahasa Indonesia. Banyak negara sudah memiliki korpus nasional seperti British National Corpus (BNC), American National Corpus (ANC) dan lain sebagainya. Proyek pembuatan Korpus Nasional Bahasa Indonesia (KNBI) sendiri pernah disinggung dalam laporan akhir tahun anggaran 2001 proyek Iptekda BPPT. Namun perkembangannya sampai saat ini belum diketahui sejauh mana statusnya. Dengan adanya korpus bahasa Indonesia akan membantu banyak bidang seperti penerjemahan, komputasi linguistik dan lain sebagainya. Pembuatan korpus sendiri memiliki kriteria desain supaya dapat memenuhi kebutuhan yang diharapkan. Desain tersebut ada yang bersifat umum dan khusus, korpus bahasa yang satu dengan yang lain dapat berbeda disesuaikan dengan bahasa yang akan diproses dan kompleksitas yang melingkupi bahasa tersebut. Pembuatan korpus bahasa saat ini juga harus mempertimbangkan perkembangan teknologi, khususnya teknologi informatika. Sebagai contoh bidang informatika yang berkaitan dengan desain korpus adalah seperti internet, basis data, pengkodean, proses stemming dan lainnya. Korpus saat ini harus mampu beradaptasi dengan sifat internet, seperti keterbukaan dan interoperabilitas. Pengkodean korpus yang mampu digunakan kembali untuk diproses kembali juga merupakan salah satu kemampuan dari desain pembuatan korpus saat ini. Bagaimana korpus disimpan juga menarik untuk dikaji dalam desain korpus. Aspek-aspek bidang informatika tersebut merupakan tujuan dari penelitian ini.

(klik disini untuk unduh artikelnya)

Tags: , , ,

Agfianto Eko Putra on July 4th, 2015

Pemantauan secara terus menerus akan membebani storage pada server, karena ukuran berkas video hasil rekaman akan sangat besar. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat agar webcam hanya merekam pada saat-saat dibutuhkan saja. Contoh ‘saat yang dibutuhkan’ ini adalah saat seseorang memasuki ruangan. Karena itu dibutuhkan sebuah sistem pemantauan yang dapat melakukan deteksi gerakan pada suatu ruangan.

Dalam penelitian ini, masalah tersebut coba diselesaikan dengan merancang bangun sistem pemantau ruangan berbasis Komputer mini (Raspberry Pi). Sistem pemantauan ini dibuat menggunakan program motion. Program motion menangani deteksi gerak dan streaming, selain itu sistem juga dibuat agar dapat mengirimkan notifikasi saat terjadi gerakan melalui email. Untuk alasan keamanan dan backup data, sistem juga akan mengunggah video hasil rekaman ke Google Drive. Sistem terdiri dari 1 server dan 1 klien yang saling berhubungan menggunakan jaringan WLAN.

Sistem diuji kinerjanya dengan mengamati parameter frame rate video hasil rekaman. Sistem juga diuji kemampuan deteksi geraknya pada intensitas cahaya yang berbeda-beda. Dari pengujian didapatkan bahwa kondisi terbaik untuk sistem adalah pada ukuran frame 320×240 dengan intensitas cahaya lebih dari 8 lux.

[klik disini]

Tags: , ,

Agfianto Eko Putra on June 4th, 2015

Seiring perkembangan teknologi banyak metode pengukuran arus, tegangan serta faktor daya yang dikembangkan. Pada penelitian ini dilakukan inovasi pengembangan sistem instrumentasi yaitu alat ukur daya listrik yang dapat diakses secara online sehingga informasi jumlah penggunaan daya listrik dan jumlah tagihan dapat diakses melalui website. Sistem ini dirancang menggunakan Netduino Plus berbasis ARM SAM7X, sensor ACS712 5A sebagai sensor arus dan juga menggunakan modul pengukur tegangan yang digunakan untuk mendeteksi tegangan dengan prinsip penyearah arus dan rangkaian pembagi tegangan. Mekanisme perhitungan penggunaan listriknya dilakukan dengan mengakumulasi daya yang dihitung setiap detik. Purwarupa alat ukur daya listrik ini berhasil dibuat dengan baik dan diketahui bahwa sensor arus pada sistem ini memiliki presentase keakuratan sebesar 98,4%, pada modul pengukur tegangan memiliki presentase keakuratan sebesar 96,6%.

[info lebih lanjut klik disini]

Tags: , ,

Telah berhasil dibuat model teknik subsistem OBDH dari UGM-SAT. Subsistem OBDH bertugas untuk mengendalikan pertukaran data dan komunikasi antara OBDH dengan subsistem lain. Pengendali utama dari OBDH menggunakan mikrokontroler PIC16F877A dengan frekuensi clock 20 Mhz. OBDH dilengkapi dengan empat buah eksternal EEPROM tipe 24LC256, digunakan untuk menyimpan data housekeeping satelit.Sub sistem OBDH dilengkapi dengan tiga buah sensor yaitu sensor arus ACS712ELCTR-05B-T, sensor tegangan dan sensor suhu LM355Z. Akurasi pengukuran ketiga sensor tersebut yaitu lebih dari 99%.Sub sistem OBDH dilengkapi dengan IC Real Time Clock (RTC) DS3232M dengan internal clock 32,768 KHz, digunakan untuk menyesuaikan waktu antara OBDH dengan subsistem lainnya.

Pemilihan komponen pada subsistem OBDH diharuskan memenuhi kriteria yaitu berstandar industri, berukuran kecil dan memiliki tingkat konsumsi listrik rendah.Desain OBDH dirancang agar sistem dapat beroperasi pada kondisi lingkungan yang ekstrim. Komunikasi antara OBDH dengan subsistem lain menggunakan standar komunikasi I2C. Protokol komunikasi data antar subsistem dirancang dengan mengimplementasikan algoritma kode Hamming(8,4), untuk mencegah kesalahan penulisan data housekeeping pada EEPROM eksternal, yang disebabkan oleh radiasi. Kecepatan deteksi dan koreksi kesalahan pada data telemetri dengan algoritma kode Hamming(8,4) yaitu 1.800 byte/s. Model teknik OBDH dari UGM-SAT telah memenuhi spesifikasi standar dari misi satelit dan siap untuk dilakukan pengujian perangkat keras dan perangkat lunak lebih lanjut.

[Informasi lebih lanjut klik disini]

Tags: , , , ,

Pendulum terbalik memiliki pusat gravitasi yang berada diatas poros putar sehingga menyebabkan pendulum terbalik tidak seimbang. Suatu kendali khusus dibutuhkan agar pendulum seimbang dengan cara menggerakkan kereta beroda yang menjadi tumpuan dari pendulum. Penerapan pendulum terbalik dapat ditemui pada balancing robot. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun sebuah sistem pengendalian robot dengan dua roda menggunakan sistem kendali untuk membuat robot yang seimbang (balancing robot).

Sistem ini mempunyai masukan akselerometer yang digunakan untuk mengukur percepatan sudut (m/s2) dan giroskop untuk mengukur kecepatan sudut (rad/s). Luaran dari akselerometer dan giroskop digabungkan dengan metode complementary filter untuk mendapatkan nilai sudut. Sudut yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan set point yang nilainya 0o. Nilai selisih dari set point dan sudut complementary filter diolah menggunakan metode kendali Proporsional Integral Derivatif. Proses kendali PID ini diprogram pada Arduino IDE yang hasilnya diumpankan ke motor DC untuk mengatur kecepatan putar motor DC. Untuk arah putar motor DC ditentukan apabila sudut complementary filter kurang dari nol, maka motor akan berputar mundur. Sedangkan jika sudut complementary filter lebih dari nol, maka motor akan berputar maju.

Nilai konstanta PID berdasarkan hasil tuning dengan metode Ziegler-Nichols metode osilasi adalah Kp=1.5, Ki=0.75, Kd=1.85 dan nilai koefisien pada algoritma complementary filter adalah a=0.96.

[info lebih lanjut klik disini]

Tags: , , , ,

This paper discusses the usage of short term energy contour of a speech smoothed by a fuzzy-based method to automatically segment the speech into syllabic units. Two additional procedures, local normalization and postprocessing, are proposed to improve the method. Testing to Indonesian speech dataset shows that local normalization significantly improves the accuracy of fuzzy smoothing. In postprocessing step, the procedure of splitting missed short syllables reduces the deletion errors, but unfortunately it increases the insertion ones. On the other hand, an assimilation of a single consonant segment into its previous or next segment reduces the insertion errors, but increases the deletion ones. The sequential combination of splitting and then assimilation gives quite significant improvement of accuracy as well as reduction of deletion errors, but it slightly increases the insertion ones.

(Journal of ICT Research and Applications, ITB, 2014)

Tags: ,

Mastery of aerospace technology becomes very important for Indonesia. Due to the given the vast areas of Indonesia mostly in the form of marine waters.This condition has made a guarding and monitoring becomes easy. Therefore needed satellite technology that can be utilized to guard the interests of the territory of Indonesia. The success of developing IiNUSAT-1 on the one hand proves that the universities in Indonesia have competence in the field of nano-satellite development, on the other hand also shows that gotong-royong (working-together) in research-networks and technology will accelerate the research competence. In the first year of development IiNUSAT-1 produced a document Prelimidary Design Review, and a prototype of the nano-satellite. The result shows that the nano-satellite prototype has maximum transfer rate 115.2 kbps and every parameter is sampled every second. Having experience developing and operating the nano-satellite in the first year research project, it will trigger the research related to security and prosperity of the nation. The next version of the nano-satellite will be payloaded with sensors and instruments which can be utilized for national security and prosperity.

(click here for download the paper)

Tags: , , ,